MOURINHO MENUAI BANYAK KRITIKAN LAGI

jadwalbola.biz – Mourinho bersama Manchester United menuai banyak kritikan dari banyak penjuru, bagaimana tidak? Bukan Hanya gagal menggaet pemain di bursa transfer musim ini saja, Tetapi juga menuai kritikan dari salah seorang Legenda Manchester United, Eric Cantona.

 

Menurut Cantona, yang lima tahun berseragam Setan Merah dan juga sempat menjabat kapten, Josep Guardiola yang pantas dan cocok untuk menjadi manager dan melatih tim Setan Merah. “Saya suka Jose M. Dia punya kepribadian yang bagus tapi tidak untuk United – mereka (MU) harusnya punya Guardiola sebagai pelatih, Dia harusnya ada di MU, tapi dia melakukan hal-hal ajaib di klub lain yang tidak bisa saya sebut namanya.”

 

Tidak hanya membandingkan-bandingkan Jose Mourinho dengan Josep Guardiola   Eric Cantona juga mengkritik bahwa gaya permainan Setan Merah sudah jauh berbeda, berbeda dengan gaya Sir Alex Ferguson yang membiarkan para pemain menjadi kreatif, di perlakukan sebagai individu dan semuanya selalu di puji karena mereka merasa di cintai. Sedangkan Jose M membuat mereka memainkan permainan yang tidak diinginkan fans. Tidak ada kesenangan dan tidak ada kreativitas.

 

Bukan Eric Cantona saja yang memberikan kritik terhadap Jose M tetapi mantan anak asuhnya sendiri, John Terry juga menilai Jose M harus lebih dulu menemukan karakter kepemimpinannya. “Di Setiap klub dia punya karakter besar dan saya tidak yakin dia punya itu di Manchester United saat ini. Di Chelsea, dia melakukannya.” Ujar Terry dalam wawancaranya dengan Daily Mail.

 

TIDAK HANYA DI KRITIK SAMPAI DI SITU

Tidak sampai di situ , Alan Shearer juga mengatakan bahwa Jose M sebagai manager Manchester United tidak bisa melihat potensi dan menghambat perkembangan pemain bernomor punggungkan 19, Rashford.

 

Rasford yang berposisi asli sebagai penyerang tengah, Rashfor selama ini lebih kerap dimainkan sebagai penyerang sayap di MU. Pemain yang berusia 20 tahun ini selalu tak lebih di prioritaskan di posisi penyerang utama. Rashford tidak pernah di posisikan sebagai penyerang utama, yang di karenakan masih adanya Zlatan Ibrahimovic saat itu , dan ketika Zlatan sudah tidak di MU, posisi penyerang tengah di gantikan oleh Romelu Lukaku.

 

Jose M yang menggemari formasi dengan pola tiga penyerang, di mana satu penyerang tengah ditopang dua penyerang sayap. Saat ini Lukaku adalah prioritas di posisi tersebut sementara Rashford bermain di sisi lebar lapangan. Bahkan di posisi tersebut, Rashfor juga tak selalu jadi starter.

 

“Dia akan perlu pindah dengan jaminan bahwa klub berikutnya akan membuatnya jadi penyerang utama, satu yang utama di depan atau salah satu dari dua penyerang. Lalu saya sungguh percaya dia akan berkembang jadi pencetak gol ulung”ujar tandas Shearer.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: GAK BOLEH!